Tang ting tung hey jangan dihitung
Tahu-tahu kita nanti dapat untung
Masih ingat lagu anak-anak di atas? Ya, sejak kecil kita memang sudah diajarkan untuk menabung. Menabung adalah salah satu bentuk investasi kita untuk keperluan di masa mendatang. Tapi benarkah dengan menabung di bank, tanpa dihitung tahu-tahu kita dapat untung? Atau jangan-jangan uang kita semakin berkurang karena besarnya potongan biaya administrasi? Jawabnya : RELATIF. Tergantung besarnya tabungan kita juga. Tapi kira-kira seberapa besar keuntungan yang bisa kita dapatkan bila kita menginvestasikan uang tersebut dalam bentuk yang lain? Misalnya disimpan dalam deposito, atau dibelikan emas, tanah, atau yang lainnya? Berikut perbandingan bermacam bentuk investasi berdasarkan beberapa aspek menurut Buku Think Dinar! yang ditulis oleh Endy J Kurniawan.
| Jenis Investasi | Tabungan | Deposito | Saham | Reksadana | Dinar/Emas | Sektor Riil |
| Tingkat hasil | Rendah | Rendah | Sedang | Sedang | Sedang | Tinggi |
| Tingkat resiko | Rendah | Rendah | Tinggi | Sedang | Rendah | Tinggi |
| Tingkat kesulitan | Rendah | Rendah | Tinggi | Sedang | Rendah | Tinggi |
| Proteksi nilai terhadap inflasi | Tidak berfungsi | Tidak berfungsi | Tidak berfungsi | Tidak berfungsi | Berfungsi | Berfungsi |
| Likuiditas | Baik | Sedang | Sedang | Sedang | Baik | Tidak Baik |
Ternyata, jenis investasi mudah dengan resiko rendah tetapi memberikan return yang cukup baik dan mudah untuk dicairkan dalam bentuk uang (likuiditas baik) adalah dinar/emas. Sedangkan tabungan meskipun mudah, rendah resiko dan mudah dicairkan tetapi memberikan return yang rendah dan kadang tidak sebanding dengan laju inflasi (nilai uang tidak terproteksi), belum lagi terpotong administrasi Bank.


siap2 hijrah ke Emas/dinar, makasih artikelnya :)
BalasHapus